Tampilkan postingan dengan label Semua Tentang Teknologi Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Semua Tentang Teknologi Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Juni 2010

Pembelajaran Berbasis Komputer (PBK)

Pembelajaran Berbasis Komputer Merupakan sebuah inovasi di jaman yang serba modern dimana teknologi diikutsertakan dalam proses pembelajaran. Teknologi yang dimaksud disini tentunya adalah komputer. Dalam era modern ini, komputer menjadi salah satu media yang cukup ampuh dalam mengatasi kesulitan proses pembelajaran.

seiring berkembangnya zaman, teknologi informasi dan komunikasi pun berkembang dengan pesat nya. peran tknologi informasi dan komunikasi di dunia pendidikan pun mulai diperhitungkan. banyak software dan media pembelajaran yang menyajikan teknologi dan pembelajaran. mungkinkita sering mendengar tentang pembelajaran berbasis komputer, pembelajaran yang disajikan dengan mnggunakan media komputer.
kegiatan instruksional, dengan menggunakan bantuan komputer atau lbih dikenal sebagai computer based instruction (cbi) merupakan istilah umum untuk segala kegiatan belajar yang menggunakan komputer. dewasa ini, CBI telah berkembang menjadi bergbagai model dimulai dari CAI (Computer assiste instruction), kemudian mengalami perbaikan menjadi ICAI (Intelligent computer assited instruction), dengan dasar orientasi aktifitas yang berbeda muncul pula CAL (computer assisted Larning), CBL (Compuer Based Learning), CAPA (computer Assisted Personalized Assigment), ITS (intelligent Tutoring System).

pada dasarnya pembelajaran berbasis komputer menuntut siswa agar siswa dapat belajar sendiri dengan berinteraktif dengan media CBI tersebut. karena berdasarkan pnelitian Kemampuan Memori Memahami Pengetahuan berdasarkan tingkaannya sebagai berikut;
10 % Membaca
20 % Mendengar
30 % Melihat
50 % Melihat & Mendengar
80 % Berbicara
90 % Berbicara dan melakukan (interaktif)

pengajaran dengan bantuan komputer dipromosikan untuk mengatasi masalah-masalah sebagai berikut:
1. terbatasnya waktu yang tersedia bagi siswa untuk berkonsultasi dngan gru mengenai materi pelajaran dalam kgiatan belajar mengajar di kelas.
2. jumlah siswa yang banyak menyebabkan kurang tersedianya komentar atau jawban yang cukup jelas dari gru atas pertanyaan yang iajukan siswa secara individual.
3. tidaktersedianya bantuan secara scara langsung dari guru kepada siswa yang sedang mnghadapi masal yang berhubungan dengan materi pelajaran.
4. jumlah siswa yang banyak memiliki kcenderngan tejadinya Plagiasi (pnjiplakan yang dilakukan beberapa siswa ketika mereka dihadapkan pada suat asalah yang menuntut mreka untuk bisa menylesaikannya secara individual (Nachuoki & Gouarderes, 1994).
5. minimnya kegiatan praktek secara langsng yang dapat mengasah keteramilan siswa.
6. menjembatani keterbatasan guru sebagai tenaga pengajar yang mengalami hambatan untuk datang dan mngajar sebagaimana mestinya atau jam ntuk mengajar sangat padat sehingga kgiatan pembelajaran tidak dapat dilakukan scara konvensional.

pada PBK terdapat empat model diantarnya yaitu model Drills, model tutorial, model simulasi, dan model games.

a. model drills
model drills dalam CBI pada dasarnya meruakan salah satu strategi pembelajaran yang bertujuan mmberikan pengalaman belajar yang bertujuan memberikan satu strategi pembelajaan yang berujuan memberikan pengalaman belajar yag lebih kongkrit melalui pnciptaan tiruan-tiruan bentuk pengalaman yang mendekati suasana yang sebenarnya.
Drills dalam CBI menyediakan latihan-latihan soal yang bertujuan untuk menguji penampilan siswa melalui kecepatan menyelesaikan soal-soallatihan yang diberikan program.

b.model model Tutorial
model tutorila dalam CAI pola daasrnya mengikuti pengajaran berprograma atau branching dimana informasi atau mata pelajaran disajikan dalam unit-unit kecil, lalu disusul dengan pertanyaan. respon siswa dianalisis oleh komputer (diperbandingkan dengan jawaban yang diintegrasikan oleh pnulis program) dan umpan baliknya yang benar diberikan (Nana Sudjana dan Ahmad Rivai, 1990).
terdapat beberapa hal yang menjadi idntitas dari tutorial, yaitu:
  • pengenalan
  • penyajian informasi
  • pertanyaan dan respon
  • pnilaian respon
  • pemberian feedback tentang respon
  • pembetulan
  • pengaturan pngajaran
  • penutup.

c. Model Simulasi
model simulasi pada CBI pada dasarnya merupakan salah satu strategi pembelajaran yang bertujuan memberikan pengalaman belajar yang lebih kongkrit melalui bentuk tiruan pengalaman yang sebenarnya.
model simulasi terbagi k dalam empat kategori yaitu fisik, situasi, prosedur, dan proses dimana masing-masing kategori tersebut digunakan sesuai dengan kepentingan tertentu.

d.model Games
model perminan ini dikembangkan berdasarkan atas "pembelajaran yang menyenagkan", dimana pserta didik akan dihadapkan pada bberapa petunjuk dan aturan permainan.
pembelajaran di desain seolah peserta didik mengikuti permainan yang disajikan melalui simulasi-simulasi tertentu yang dibutuhkan agar peserta didik mampu menreapkan semua pengalaman blajarnya dalam menyelesaikan masalh yang dimaksud.

Berikut contoh mengenai Pembelajaran Berbasis Komputer.
DOWNLOAD DISINI.

Definisi Teknologi Pendidikan

Teknologi pendidikan merupakan teori dan praktek dalam merancang, mengembangkan, memanfaatkan, mengelola dan mengevaluasi proses dan sumber belajar (AECT,2004).

wah ternyata banyak sekali yah peran teknologi pendidikan itu, dimulai dari pendesain, perancang, Pengembangan, pemanfaatan, desain, penilaian, dan pengelolaan sumber belajar. tepatnya seh teknologi pendidikan itu ialah seorang pemanfaat sekaligus perancang sumber belajar yang menyenangkan dan sesuai dengan kebutuhan siswa. tepatnya ialah seorang yang ahli dalam memecahkan permasalahan belajar siswa di sekolah.
terus belajar apa aja seh di teknologi pendidikan??
membaca dari kata-kata nya saja terdiri dari kata "teknologi" dan "pendidikan" tentunya tidak jauh dari dunia teknologi dan pendidikan. lah...lah... kok bisa seh... teknologi dicampur sama pendidikan?

Tentunya teman-teman pernah mendengar mengani pembelajaran dengan memanfaatkan TIK, hm lebih tepantanya CBI (computer Based Instruction) atau CD interaktif? nah itu ialah salah satu garapan kita sebagai seorang teknologi pendidikan. eits...... engga hanya itu saja loh.... selain kita belajar tentang CBI kita juga di bekali tentang desain kurikulum diklat dan sekolah, fothografi sampai M-TV juga loh... (weew.. kok orang pendidikan belajar motret sama ngeshoot juga seh?)
yups itu dia teknologi pendidikan, ilmu yang mempelajari bagaimana kolaborasi antara teknologi dan pendidikan.

Pembelajaran Berprograma

Pembelajaran Berprograma
ini dia salah satu jenis dari pngebangan Bahan Ajar, yang sama2 "merenggut masa muda" hehehe ^_^v berikut sedikit penjelasan mengenai bahan belajar pemrograma

Prinsip-Prinsip Berprograma

  1. belajar melalui Langkah Pendek
  2. belajar dengan aktivitas Tinggi
  3. umpan Balik
  4. maju berkelanjutan
  5. belajar individual
kita simak penjelasannya... ^_^v...

1. Belajar Melalui Langkah Pendek
  • Belajar melalui langkah pendek
  • Materi terdiri dari unit terkecil.
  • Unitsatu kesatuan bulat yang berarti
  • Setiap unit harus dipelajari tuntas/mastery learning
  • Adanya tes dalam setiap unit, untuk mengetahui ketuntasan materi
  • Kesesuaian waktu dengan materi
2. Belajar dengan aktivitas tinggi

  • Akivitas tinggi digambarkan dengan banyak kegiatan dalam berfikir
  • Rangsangan dalam belajar
  • Apersepsi
  • Bahasa harus menarik/respon dari siswa dengan membuat perhatian
  • Iustrasi yang meningkatkan motivasi
  • Buat pertanyaan/tugas yang berhubungan dengan topik untuk meningkatkan respon
  • Belajar dengan memperoleh Umpan Balik
  • Umpan balik dalam Pengajaran berprograma melalui
  • Jawaban-->diberi alasan/penjelasan
  • Komentar-->berupa reinforcement( reward dan punishment)
  • Temuan-temuan-->yang dikerjakan oleh peserta didik

3. Belajar Dengan Maju Berkelanjutan
  • Tujuan ditetapkan untuk mengubah kognitif secara spesifik
  • Materi yang disajikan :
  • sederhana--->kompleks
  • Belajar Individual
  • Bahan ajar yang diberikan harus mampu mewakili guru. Misalnya pada saat mengajar guru harus memberikan contoh/ilustrasi, penguatan, respon, bahkan motivasi.
  • Dalam pengajaran berprograma siswa diharapkan mampu memahami materi tanpa disampaikan oleh guru

Dalam setiap bingkai pada Pengajaran berprograma harus memuat tiga (3) unsur:
  • Informasi dan Ilustrasi/contoh
  • Pertanyaan/Latihan/tugas
  • Respon siswa

Berikut contoh dari Buku Berprograma

Kuliah Pengembangan Bahan Ajar

Pengembangan Bahan Ajar

salah satu mata kuliah yang diambil oleh mahasiswa teknologi pendidikan tingkat dua tepatnya semster empat. ada berbagai kisah dan pengalaman lucu mengenai satu mata kuliah ini yang dialami oleh saya dan teman-teman satu angkatan saya... (hehehe numpang cerita ^_^)
pengmbangan bahan ajar merupakan salah satu mata kuliah yang mungkin sebagian teman merasakan keluh dan kesahnya, hampir setiap angkatan merasakannya "modul merenggut masa muda ku" kata-kata yang terlontar dari salah satu teman yang sedang menghadapi tugas mata kuliah pengembangan bahan ajar (hehehe dasar lebay... -_-")
mungkin yang dirasakan pada saat itu kesulitan pada pengumpulan materi dari berbagai sumber yang diharuskan menjadi satu modul, selain itu untuk biaya pembuatan modul mulai dari ngeprint modul yang sudah jadi sampai bahkan ada sebagian teman yang bergadang mngerjakan modul. (hehehe masa-masa kelabu tapi berbah manis)

hmmm terus apa ubungannya modul sama pengembangan bahan ajar??? apa hubungannya? yups, tentu ada hubungannya.... yuk kita cari tahu...

Definisi Pengembangan Bahan Ajar
pengembangan bahan Ajar merupakan informasi, alat, dan teks yang diperlukan guru/instruktur ntuk perencanaan dan penelaahan implmentasi pembelajaran.selain itu bahan ajar dapat diartikan sebagai segala bentuk bahan yang digunakan untuk membantu guru/instruktur dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas. bahan yang dimaksud bisa berupa bahan tertulis maupun bahan tidak tertulis. (National center for vocational educational research Ltd/ National center for comptency based training).

Bentuk Bahan Ajar
bahan cetak seperti and out, modul, lembar kerja siswa, brosur, laflet,wallhart. audiovisual seperti video film, vcd. audio seperti radio, kaset, CD audio, ph.
kemudian multi media seprti cd interaktif, computer based, internet.

cakupan bahan ajar terdiri dari
  • judul, MP, SK, KD, indikator, tempat
  • petunjuk belajar (siswa/guru)
  • tjuan yang akan dicapai
  • informasi pendukung
  • latihan-latihan
  • petunjuk kerja
  • penilaian

Jenis Bahan Ajar
  • lembar informasi
  • operation sheet
  • job sheet
  • work sheet
  • handout
  • modul

ooo jadi modul itu termasuk ke dalam salah satu jenis bahan ajar? yups btul sekali...
pada saat itu ketika saya mengontrak mata kuliah PBA dosen kita tercinta ibu laksmi Dewi dan Bapak Asep Hery menugaskan kami untuk membuat bahan ajar teks yaitu Modul.
terus apa seh modul itu?

Modul merupakan bahan ajar yang disusun secara sistematis dan mnarik yang mencakup isi materi, mtode, dan evaluasi yang dapat digunakan secar mandiri.
modul digunakan secara mandiri, belajar sesuai dengan kcepatan masing-masing individu secara fektif dan efisien. memiliki karakteristik stand alone yaitu modul dikembangkan tidak tergantung pada meia lain bersahabt dengan user atau pemakai, membantu kemudahan pemakai untuk direspon atau diakses.

Karekteristik Modul
  • self instruction
  • self contained
  • user friendly
  • konsistensi
  • format
Kerangka Modul
1. PENDAHULUAN
  • Deskripsi
  • Prasarat
  • Petunjuk Penggunaan Modul
  • Penjelasan Bagi Peserta diklat
  • Peran Guru Antara Lain
  • Tujuan Akhir
  • Kompetensi
  • Cek Kemampuan
2. PEMBELAJARAN
  • Rencana Belajar Peserta diklat
  • Kegiatan Belajar
  • Kegiatan Belajar
a. Tujuan Kegiatan Pembelajaran
b. Uraian Materi
c. Rangkuman
d. Tugas
e. Tes Formatif
f. Kunci Jawaban Formatif
g. Lembar Kerja

3. EVALUASI
  • Kognitif Skill
  • Psikomotor Skill
  • Attitude Skill
  • Produk/Benda Kerja Sesuai Kriteria Standart
  • Batasan Waktu Yang Telah Ditetapkan
  • Kunci Jawaban
4. PENUTUP
Daftar Pustaka


Biasanya modul terdiri dari beberapa kegiatan belajar yang terdiri sat kgiatan belajar berkisar minimal 40 halaman. jadi kalau satu modul terdapat 3 pembahasan jadi terdapat 6 kgiatan pemblajaran dan masing-masing satu kegiatan blajar terdiri dari 40 halaman jadi sekitar 240 halaman dalam satu modul... (ckckckcckckck)

Tidak hanya itu saja kita sebgai seorang teknologi pndidikan yang "tukang" bikin media harus memikirkan bagaimana kaidah bahasa yang digunakan dalam pembuatan modul. seperti yang telah dijelaskan tadi bahwa modul merupakan bahan ajar yang digunakan secara mandiri jadi siswa dapat belajar dengan mandiri tanpa adanya guru yang mengajar,meskipun guru disana hanya berpran sebagai fasilitator.

Berikut contoh Modul yang dibuat oleh salah satu mahasisiwa teknologi pndidikan (hehehe hasil kerja keras dan bgadang selama satu minggu.. hehehe ^_^v)

DOWNLOAD DISINI

Senin, 14 Juni 2010

Jabatan Fungsional Teknologi Pendidikan

peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Aparatur Negara Nomor: PER/2/M.PAN/3/2009 Tentang Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Pembelajaran Dan Angka Kreditnya.
Peraturan ini membicarakan tentang sebuah jabatan fungsional baru yaitu pengembang teknologi pembelajaran. Pengembang teknologi pembelajaran merupakan sebuah jabatan fungsional yang akan menjadi formasi baru lembaga pemerintahan kita. Artinya, pengembang teknologi pembelajaran merupakan sebuah sebuah formasi dan orang didalamnya berstatus pegawai negeri sipil dan tentu saja mendapat hak dan kewajiban yang sama seperti pns lainnya.
Dalam tugasnya pengembang teknologi pembelajaran meiliki beberapa tugas utama. Tugas utamanya diantaranya adalah menganalisis, mengkaji, merancang, memproduksi, menerapkan,
dan mengevaluasi sistem atau model teknologi pembelajaran. Selanjutnya dalam Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Aparatur Negara Nomor: PER/2/M.PAN/3/2009 Tentang Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Pembelajaran Dan Angka Kreditnya dijelaskan sebagai berikut. Teknologi pembelajaran adalah suatu bidang yang yang secara sistematik memadukan komponen sumber daya belajar yang meiluti: orang, isi ajaran, media atau bahan ajar, peralatan, teknik, dan lingkungan, yang digunakan untuk membelajarkan peserta didik pada semua jalur, jenjang, dan jenis pendidikan.
Di lapangan, ada tiga penggolongan bagi para pengembang teknologi pembelajara. Ketiga golongan itu adalah Pengembang Teknologi Pembelajaran Pertama, Pengembang Teknologi Pembelajaran Muda, Pengembang Teknologi Pembelajaran Madya. Tiap jenjang memiliki Tingkatan tersendiri dalam status PNS-nya. Berikut adalah penjelasannya seperti yang tertera dalam Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Aparatur Negara Nomor: PER/2/M.PAN/3/2009 Tentang Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Pembelajaran Dan Angka Kreditnya bab V tentang jenjang jabatan dan pangkat pasal 7 ayat 3.
3. Jenjang pangkat Pengembang Teknologi Pembelajaran sebagaimana dimaksud pada ayat (2), sesuai dengan jenjang jabatannya, yaitu:
1) Pengembang Teknologi Pembelajaran Pertama:
a) Penata Muda, golongan ruang III/a; dan
b) Penata Muda Tingkat I, golongan ruang III/b.
2) Pengembang Teknologi Pembelajaran Muda:
a) Penata, Golongan ruang III/C; dan
b) Penata Tingkat I, golongan ruang III/d.
3) Pengembang Teknologi Pembelajaran Madya:
a) Pembina, golongan ruang IV/a;
b) Pembina Tingkat I, golongan ruang IV/b; dan
c) Pembina Utama Muda, golongan ruang IV/c.


setelah kita melihat adanya jabatan fungsional mengenai teknologi pendidikan, cerita dadang dan pengalaman saya pada coretan "selayang cerita tentang aku dan dan teknologi pendidikan" tidak perlu dikhawatirkan lagi, masa depan seorang teknologi pendidikan sudah jelas.... pemerintah mulai memperhatikan teknologi pendidikan. ups,,, bukan hanya menjadi seorang PNS saja loh... seorang teknologi pendidikan pun dapat menjadi seorang entrepreuner dibidang jasa multimedia dan media loh.... selain itu dapat bekerja di lembaga swasta bidang entertainment.... so.... teknologi pendidikan? tunggu apa lagi?? ^_^